Kategori
Saran Start-Up

Bagaimana Cara Menentukan Apakah Ada Pasar untuk Ide Bisnis Anda?

Salah satu risiko terbesar dari mengembangkan startup adalah mendesain suatu produk atau layanan yang salah. Bayangkan ketika Anda sudah menghabiskan waktu berbulan-bulan, bahkan tidak sedikit yang sampai bertahun-tahun, hanya untuk mengetahui bahwa apa yang Anda kembangkan tidak akan sukses.

Jadi, bagaimana cara yang paling tepat untuk menguji dan memvalidasi pasar? Berikut empat kiatnya.

Pertama, pastikan konsumen mau membayar. Jangan menjadi salah satu founder  yang membangun produk hanya berdasarkan asumsi: “Jika 100 orang mengatakan mereka menyukai ide saya, mereka pasti akan membeli produk saya setelah saya membuatnya!”. Menyukai sesuatu tidak sama dengan kesediaan membayar.

Menurut wpriders.com, cara mudah untuk mengetahui berapa banyak orang yang ingin membeli produk Anda adalah dengan membuat situs web validasi guna mendapatkan pendaftaran atau praorder. Situs web ini akan menjadi sumber informasi utama dalam hal mengapa pengguna membeli atau tidak membeli produk Anda? Seberapa sering pelanggan menggunakan produk atau fitur spesifik buatan Anda? Apakah mereka memahami produk Anda seperti yang seharusnya? Jika Anda menentukan harga, itu benar-benar mencerminkan nilai yang Anda berikan kepada mereka

Kedua, ciptakan kesan. Anda hanya mendapatkan satu kesan pertama dari setiap pelanggan yang berinteraksi dengan produk/layanan Anda. Taruhannya sangat tinggi. Bagaimana Anda akan membuat kesan pertama yang positif ketika 100% interaksi terjadi secara online? Ini tip dari startupgrind.com:

  • Tunjukan rasa cinta di website Anda.
  • Gunakan profil di media sosial Anda secara strategis.
  • Buatlah rencana public relationnya.

Ketiga, sesuaikan dengan kebutuhan pasar. Sebelum Anda memulai riset pasar, ada baiknya bertemu dengan konsultan, berbicara dengan dosen bisnis atau pemasaran di President University, dan lainnya. Sumber-sumber ini dapat menawarkan panduan dan membantu Anda dengan langkah pertama dalam riset pasar, yakni memutuskan dengan tepat informasi apa yang perlu Anda kumpulkan.

Prinsipnya, menurut entrepreneur.com, riset pasar harus memberi Anda tiga informasi penting:

  • Informasi industri. Anda mencari tren terbaru. Bandingkan statistik dan pertumbuhan industri
  • Tampilan dekat konsumen. Riset pasar Anda harus dimulai dengan survei pasar. Survei yang menyeluruh akan membantu Anda membuat perkiraan penjualan yang masuk akal untuk bisnis baru Anda.
  • Kompetisi close-up. Berdasarkan kombinasi penelitian industri dan penelitian konsumen, gambaran yang lebih jelas tentang persaingan akan muncul. Jangan remehkan jumlah pesaing di luar sana. Awasi calon pesaing masa depan serta pesaing saat ini.

Keempat, bukan pekerjaan instan. Memvalidasi pasar juga bukan pekerjaan yang bisa selesai dengan segera. Dalam keberlangsungan bisnis, sebagaimana dikutip dailysocial.id, proses validasi pasar harus terus dilakukan–menggali potensi inovasi baru dan, yang paling penting, mencari sumber pendapatan baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: